4 Jenis Tes Darah untuk Mendeteksi Kesehatan Jantung,- Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang sering timbul secara mendadak dan cukup membahatakan. Padahal, perjalanan penyakit jantung biasanya berlangsung lama sebelum timbul gejala.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan jantung agar penyakit jantung bisa dicegah dan diketahui lebih dini. Untuk mengetahui kesehatan jantung, Anda bisa melakukan beberapa tes darah. Mengapa harus melakukan tes darah untuk mengetahui kesehatan jantung ? Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi berikut !

4 Jenis Tes Darah untuk Mendeteksi Kesehatan Jantung yang Perlu Diketahui

Darah merupakan salah satu bagian tubuh yang biasanya digunakan untuk memeriksa berbagai gangguan fungsi tubuh, termasuk kesehatan jantung. Sebuah studi telah membuktikan bahwa ada beberapa jenis tes darah yang bisa dilakukan untuk membantu mendeteksi penyakit jantung sejak dini.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Association ini mengungkapkan bahwa tes darah dapat mendeteksi gejala bahkan 15 tahun sebelum diagnosis ditentukan. Walaupun memang temuan ini masih harus dipelajari lebih lanjut, namun pemeriksaan darah adalah tes dasar yang harus dilakukan untuk mengetahui kesehatan jantung.

Berikut ini merupakan 4 jenis tes darah untuk mendeteksi kesehatan jantung yang bisa Anda lakukan, diantaranya :

Tes C-reactive protein (CRP)

CRP adalah sejenis protein yang dihasilkan hati (liver) ketika terjadi peradangan atau luka di dalam tubuh. Jadi, jika hasil tes darah menunjukkan bahwa jumlah CRP tinggi, maka hal ini bisa saja disebabkan karena satu bagian organ tubuh mengalami luka, tak hanya jantung.

Maka dari itu, biasanya tes ini baru akan dilakukan ketika seseorang sudah merasakan gejala awal dari penyakit jantung. Kadar CRP diatas 2,0 mg dapat dicurigai bahwa anda mengalami gangguan fungsi jantung.

Tes brain natriuretic peptides (BNP)

BNP juga merupakan jenis protein yang dihasilkan oleh jantung dan pembuluh darah. Protein ini bertanggungjwab dalam mengatur aliran darah dan membuat pembuluh darah lebih rileks. Nah, ketika memang ada gangguan kesehatan jantung, maka jantung akan mengeluarkan BNP lebih banyak ke dalam pembuluh darah.

Biasanya tes ini menjadi pendeteksi adanya gagal jantung atau penyakit jantung lainnya. Bagi Anda yang pernah mengalami serangan jantung, maka pemeriksaan ini akan dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.

Tes kolesterol

Mungkin Anda sudah sering mendengar tes darah jenis ini. Tes kolesterol memang bertujuan untuk melihat jumlah kolesterol dalma tubuh. Kadar kolesterol menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada jantung atau tidak. Ada 3 tes kolesterol yang akan dilakukan, diantartanya :

  • Kolesterol total. Tes ini dilakukan untuk melihat kadar kolesterol total yang ada didalam tubuh. Semakin tinggi jumlahnya, maka semakin tinggi juga risiko Anda terkena penyakit jantng. Jika Anda sehat, maka kolesterol harus berasa di bawah 200 mg/dL.
  • Low-density lipoprotein (LDL). Biasanya jenis kolesterol ini disebut dengan kolesterol jahat, karena bisa menyebabkan pembuluh darah tersumbat jika jumlahnya terlalu banyak di dalam tubuh. Normalnya, kolesterol jahat harus kurang dari 130 mg/dL.
  • High-density lipoprotein (HDL). Kebalikannya, HDL disebut dengan kolesterol baik karena memiliki cara kerja yang bertolak belakang dengan LDL. HDL membantu menjaga pembuluh darah agar tidak tersumbat akibat LDL. Oleh karena itu, sebaiknya kadar HDL yang harus dimiliki adlaah lebih dari 40 mg/dL (untuk pria) dan lebih dari 50 mg/dL (untuk wanita).

Tes lipoprotein (a)

Lipoprotein (a) atau Lp (a) adalah salah satu jenis dari kolesterol jahat (LDL). Kadar Lp (a) didalam tubuh sebenarnya tergantung dengan genetik yang Anda bawa, faktor lingkungan tak begitu mempengaruhi.

Jadi, ketika memang kadar Lp (a) Anda tinggi, maka bisa dibilang Anda berisiko mengalami gangguan kesehatan jantung akibat genetik. Biasanya, pemeriksaan ini dianjrukan bagi mereka yang memiliki anggota keluarga yang pernah mengidap penyakit jantung.

 

Artikel terkait :

Tes Kesehatan untuk Mendeteksi Gangguan pada Jantung
Cara Mendeteksi Penyakit Jantung Koroner yang Akurat