Alasan Serangan Jantung saat Bercinta Lebih Mematikan,- Serangan jantung masih menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya, karena bisa membuat seseorang kehilangan nyawa. Penyakit ini bisa terjadi kapanpun dan dimanapun, tidak terkecuali saat bercinta dengan pasangan.

Pakar kesehatan menjelaskan bahwa mereka yang melakukan hubungan intim dengans timulasi yang berlebih ternyata bisa membuat jantung memompa darah jauh lebih cepat. Hal ini berarti tubuh akan memerlukan energi untuk berhubungan intim lebih banyak dari ketika melakukan olahraga. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung atau sudah terdiagnosa terkena penyakit jantung, maka hubungan intim bisa memicu serangan jantung yang mengerikan.

Selain karena faktor stimulasi berlebihan, peningkatan risiko serangan jantung saat berhubungan intim juga bisa disebabkan karena konsumsi minuman dengan kadar kafein tinggi atau bahkan obat kuat.

Laki-laki yang mengalami serangan jantung saat berhubungan intim berisiko 4 kali lebih mungkin mengalami kematian. Alasannya, pasangan mereka cenderung malu meminta bantuan karena sedang berhubungan seks. Bahkan, peneliti Dr Ardalan Sharifzadehgan dari European Georges Pompidou Hospital di Paris, mengatakan bahwa hanya 1 dari 8 korban yang selamat dari kematian akibat serangan jantung yang terjadi ketika sedang bercinta.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan analisis terhadap 3.028 penderita serangan jantung. Dari jumlah tersebut, 246 tengah melakukan aktivitas fisik saat jantung mereka berhenti, 17 diantaranya pernah berhubungan seks.

Mereka menyebutkan bahwa alasan lambatnya pertolongan pertama saat serangan jantung ini karena pasangan mereka enggan memanggil layanan darurat medis karena malu kondisi ini terjadi saat berhubungan seks. Padahal, setiap satu menit penundaan pertolongan pertaman, maka peluang penderita serangan jantung bertahan hidup berkurang hingga 10%.

Para ahli menemukan bahwa mereka yang mengidap serangan jantung saat berhubungan intim menunggu dua kali lebih lama untuk bertahan hidup dan menghabiskan rata-rata 8,4 menit tanpa bantuan apapun.

Sekitar 30 ribu orang di Inggris dilaporkan menderita serangan jantung setiap tahun, namun para ahli medis menyebutkan bahwa bukan berarti pasien jantung harus menghindari seks. Bahkan, Yayasan Jnatung di Inggris merekomendasikan kegiatan bercinta pada orang yang pernah mengalami serangan jantung atau operasi jantung seminggu jantung.

Namun, mereka mengingatkan penderita penyakit jantung untuk menghindari mengonsumsi alkohol terlalu banyak dan meminta pasangannya untuk mengambil peran lebih aktif.

Artikel terkait :

Gejala Serangan Jantung saat Tidur
Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung
Tips Kembali Bekerja Setelah Mengalami Serangan Jantung