Anda Penderita Gangguan Katup Jantung? Hindari Infeksi!,- Penyakit atau gangguan katup jantung merupakan penyakit yang timbul disebabkan karena adanya kelainan atau gangguan pada salah satu atau lebih dari keempat katup jantung yang berfungsi sebagai penjaga aliran darah yang berasal dari seluruh tubuh. Gangguan ini menyebabkan darah sulit mengalir ke ruangan atau pembuluh darah selanjutnya, atau sebagian dari aliran darah berbalik ke area sebelumnya.

Gangguan klep jantung sebenarnya bukan merupakan penyakit yang dapat ditularkan atau disebabkan karena adanya virus, tetapi penyakit ini disebabkan oleh adanya gangguan gati bawaan yang biasanya terjadi pada anak-anak.

Namun, penyakit ini juga bisa terjadi pada orang dewasa dan biasanya disebabkan oleh radiasi, rheumatoid arthritis, trauma, dan penyakit-penyakit lain yang dapat memicu timbulnya gangguan klep jantung, yaitu sejenis penyakit paget’s dan fabry’s, ada adanya penyakit ginjal stadium akhir.

Bagi penderita gangguan katup jantung, mulai dari katup jantung bocor hingga tidak bisa terbuka dengan baik harus menghindari terjadinya infeksi. Pasalnya, infeksi bisa memicu kerusakan katup bertambah buruk.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, dr Dicky Armein Hanafy, SpJP (K), FIHA, menjelaskan bahwa kebersihan gigi harus diutamakan agar tidak terjadi infeksi yang bisa memperburuk kerusakan katup jantung.

Dicky menjelaskan, setiap terjadi infeksi apapun dan di bagian tubuh manapun bisa membuat kuman-kuman masuk ke dalam darah dan merusak katup lebih berat. Ini menekankan pada kebersihan gigi karena kondisi kesehatan gigi yang dinilai paling sering diabaikan oleh masyarakat.

Kasus gangguan katup jantung paling tinggi di Indonesia disebabkan karena penyakit jantung rematik, dan sebagian kecil karena faktor degeneratif atau penuaan. Sementara di luar negeri kasus gangguan katup jantung disebabkan oleh penurunan fungsi jantung karena penuaan.

Penyakit jantung rematik sendiri disebabkan oleh infeksi radang tenggorokan biasa yang kemudian menjalar hingga menyebabkan kerusakan pada daerah jantung.

Faktor risiko paling tinggi untuk penyakit jantung rematik antara lain tidak menjaga kebersihan dengan baik, daya tahan tubuh rendah, gizi yang tidak terpenuhi, dan pengobatan yang dilakukan tidak tuntas.

Dicky menjelaskan, jika penderita gangguan katup jantung tetap tidak bisa menghindari infeksi, misalnya demam, sebainya lakukan pengobatan sampai tuntas.

Artikel terkait :

Obat Katup Jantung Bermasalah
Obat Gejala Katup Jantung Bocor