Bawa Ponsel Saat Olahraga Bisa Turunkan Denyut Jantung

Hadirnya smartphone dan berbagai aplikasi didalamnya memang dapat memudahkan manusia, bahkan ketika berolahraga. Namun sayangnya, menurut ahli kehadiran ponsel yang aktif saat berolahraga bisa menghilangkan setengah manfaat sehat dari olahraga.

Selain berpotensi mengurangi waktu latihan Anda karena membalas chating dari seseorang atau yang lainnya, kehadiran ponsel juga menimbulkan dampak negatif lain, seperti menurunkan fokus dan intensitas, memperlambat Anda dan bahkan menurunkan detak jantung Anda hingga 5%.

Penelitian yang dilakukan oleh Jacob Barkley, PhD ini mengungkapkan bahwa bercakap-cakap melalui ponsel saat berlari bisa menurunkan kecepatan hingga 10%. Sedangkan sambil mengetik SMS (short Message Service), kecepatan dapat menurun hingga 10% dan denyut jantung turun 5%.

Baca Juga : Khasiat Rempah Kunyit untuk Mencegah Penyakit Jantung

Sebenarnya, penelitian yang sama juga mengungkapkan adanya manfaat membawa ponsel saat berolahraga. Jika digunakan untuk mendengarkan musik yang sesuai, membawa ponsel saat olahraga justru dapat meningkatkan denyut jantung dan kecepatan rata-rata diatas treadmill.

Bagi yang sering mengalami nyeri otot saat olahraga, mendengarkan musik dari ponsel juga bisa membantu mengatasinya. Menurut para ilmuwan dari McGill University di Kanada, musik dapat merangsang pelepasan senyawa opioid di otak yang meringankan rasa nyeri.

Sayangnya, membawa ponsel hanya untuk mendengarkan musik rasanya hampir mustahil. Pasalnya, selalu ada pengacu focus, seperti tiba-tiba ada panggilan telepon, pesan masuk, atau notifikasi dari berbagai aplikasi yang terpasang di ponsel yang menggoda untuk sesegera mungkin dibuka.

“Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan maksimal dari olahraga, tinggalkan ponsel Anda di locker, dan dengarkan musik dari alat lain,” kata Barkley, dikutip dari MSN Health.