Benarkah Badan Lemas Terus Menerus Tanda Penyakit Jantung?,- Bada terasa lemas terus menerus meskipun sudah cukup tidur ? Atau Anda sering merasa badan capek meskipun belum melakukan aktivitas yang berat ? Anda perlu waspada dengan kondisi tersebut.

Badan lemas merupakan salah satu keluhan yang sering ditemukan dalam keseharian. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa badan lemas bisa jadi merupakan gejala penyakti jantung. Walaupun begitu, agar bisa menentukan penyeba utama dari keluhan ini tidaklah mudah dan cukup menantang.

Badan lemas bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kurangnya istirahat, stres berlebihan, aktivitas fisik yang terlalu berat, hingga penyakit-penyakit tertentu.

Penyakitnyapun sangat beragam, mulai dari yang ringan sampai ke penyakit yang berat seperti influenza, kekurangan sel darah merah (anemia), hipertiroid, sampai menandakan adanya suatu gangguan pada jantung.

Gangguan pada jantung pun bisa beragam dan berbeda-beda pada setiap kelompok usia. Misalnya jika badan terasa lemas terus menerus saat usia anak-anka hingga remaja, maka ada kemungkinan gangguan jantung tersebut berasa dari kelainan jantung bawaan.

Contoh lainnya, jika rasa lemas atau mudah lelah dirasakan saat memasuki usia lanjut, yaitu diatas usia 50 tahun, maka dikhawatirkan gangguan jantung yang terjadi adalah penyakit jantung koroner atau penyempitan pada pembuluh darah jantung. Jika keluhan terjadi di usia 65 tahun ke atas, maka yang paling sering ditemukan adalah gejala gagal jantung.

Lalu, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk membedakan apakah rasa lemas yang dirasakan berasal dari jantung atau bukan ?

Untuk membedakannya, pertama yang perlu dipikirkan adalah usia Anda saat ini. Jika usia Anda termasuk dalam usai remaja hingga dewasa muda, maka kemungkinan untuk memiliki gangguan pada jantung lebih kecil. Kemudian juga harus dipastikan sejak kapan keluhan badan terasa lemas dirasakan. Apakah terjadi dalam hitungan hari, minggu, bulan, atau bahkan hingga tahunan.

Keluhan yang hanya terjadi selama beebrapa hari saja, atau mingguan, dan kemudian hilang dengan sendirinya, seringklai bersifat tidak membahayakan. Misalnya yaitu karena influensza, kurang jam tidur, terlalu banyak beraktivitas, asupan nutrisi yang kurang, dan sedang mengalami stres.

Jika keluhan terasa hingga hitungan bulan, maka perlu dicari tahu lebih lanjut karena bisa saja berhubungan dengan suatu kelainan yang nyata seperti kekurangan sel darah merah atau disebut juga anemia.

Selain itu, gangguan psikologis seperti depresi juga bisa menyebabkan keluhan badan terasa lelah terus menerus. Jika keluhan dirasakan selama bertahun-tahun dan tidak terjadi perubahan, maka beberapa kemungkinan penyebab yang telah disebut tadi belum terdiagnosa atau teratasi sehingga keluhan terus berlanjut.

Setelah melihat dari segi waktu, yang tidak kalah penting adalah melihat gejala-gejala yang sering menyertai adanya gangguan jantung. Pertama, gejala yang paling sering muncul adalah sesak napas yang semakin lama semakin memberat, terutama ketika sedang beraktivitas.

Sesak napas yang dirasakan ini biasanya timbul bersamaan dengan rasa mudah lelah yang semakin lama semakin berat juga. Tanda berikutnya adalah sering merasakan jantung berdebar-debar, padahal sedang tidak melakukan aktivitas yang berat.

Nyeri dada di sebelah kiri dan terasa seperti tertindih beban berat merupakan ciri dari adanya suatu gangguan jantung, namun lebih spesifik pada gangguan pembuluh darah jantung, yaitu pembuluh darah koroner.

Tanda lainnya yang dapat mudah dilihat adalah bibir dan ujung jari-jari yang tampak kebiruan, terutama setelah beraktivitas. Hal ini menunjukkan kurangnya sirkulasi darah ke daerah perifer.

Sesungguhnya badan lemas yang disebabkan oleh gangguan jantung cukup jelas terlihat perbedaannya jika dibandingkan dengan penyebab lainnya. Jika keluhan ini Anda rasakan, maka jangan segan-segan untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebab utamanya dapat dicari tahu dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.