Penyakit jantung koroner saat ini masih menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Dari tahun ke tahun penderita penyakit jantung koroner semakin meningkat. Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat diduga menjadi salah satu pemicunya.

Selain mengubah gaya hidup, mendeteksi penyakit jantung koroner sejak dini juga bisa membantu mencegah penyakit jantung koroner lebih awal. Dan berikut ini cara mendeteksi penyakit jantung koroner yang akurat :

Pemeriksaan laboratorium

Pemeriksaan ini tentunya untuk mencegah dan mengendalikan faktor lain yang menyebabakn penyakit jantung koroner, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), kolesterol tinggi atau dislipidemia, kencing manis atau penyakit gula, kegemukan, dan rokok.

Untuk pemeriksaan gula darah dan kolesterol membutuhkan pemeriksaan darah yang dianalisis di laboratorium. Pemeriksaan yang diperlukan biasanya adalah gula darah termasuk gula darah puasa, dan kolesterol termasuk LDL, HDL, dan trigliserida. Pemeriksaan fungsi ginjal juga merupakan salah satu pemeriksaan yang mungkin akan diminta.

Pada akhirnya, hasil dari wawancara klinis dan pemeriksaan fusuk oleh dokter akan dikombinasikan dengan pemeriksan penunjang pemeriksaan dengan alat laboratorium akan memberikan hasil interpretasi yang menyeluruh mengenai :

1. Kondisi kesehatan jantung
2. Keperluan untuk pemeriksaan lanjutan
3. Terapi yang diperlukan

Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner diantaranya adalah :

CT Scan Koroner

Melalui pemeriksaan ini, Anda akan masuk ke dalam mesin CT SCAN yang diberikan injeksi kontras untuk melihat struktur pembuluh koroner Anda. Setelah pemeriksaan ini, ada kemungkinan sudah cukup untuk membuat penilaian, atau bisa juga akan berlanjut ke pemeriksaan kateterisasi angiografi koroner.

Kateterisasi angiografi koroner

Pemeriksaan ini dilakukan melalui akses yang dibuat melalui pergelangan tangan atau lipat paha. Manfaatnya untuk menghantarkan kateter berdiameter sekitar 2 mm ke dalam pembuluh darah. Setelah diberikan injeksi kontras, gambaran pembuluh darah koroner akan terlihat dengan bantuan sinar X Ray.

Treadmill exercise test

Pada pemeriksaan ini, Anda akan dipasang alat EKG, sedangkan Anda berjalan atau berlari di lintasan treadmill. Sebagai alternatif, ada tempat pemeriksaan yang juga menggunakan sepeda statis. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan yang relatif mudah, namun memiliki katerbatasan dalan penilaian.

Baca Juga : Tes Treadmill Bantu Deteksi Penyakit Jantung Koroner

Pemeriksaan klinis dokter

Mendeteksi penyakit jantung koroner juga bisa dilakukan dengan cara wawancara dan pemeriksaan klinis oleh dokter. Pemeriksaan ini tidak bisa dilakukan tanpa menemui dokter.

Dokter akan memeriksa tekanan darah, suara jantung, dan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan elektrokardiogram (EKG). Pemeriksaan EKG ini bertujuan untuk mendeteksi kelainan irama jantung atau kondisi jantung yang tidak normal, dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dengan alat lain.