Ciri-Ciri Jantung Lemah yang Tidak Banyak Diketahui,- Lemah jantung atau disebut juga kardiomiopati merupakan penyakit yang berhubungan dnegan miokard atau otot jantung. Penyakit ini tidak berhubungan dengan penyakit arteri jantung, katup jantung, atau darah tinggi, namun memiliki beberapa tingkatan disfungsi otot jantung yang dapat disebabkan oleh penyakit lain. Kardiomiopati bisa menjadi penyebab detak jantung yang lemah ataupun tidak beraturan hingga gagal jantung pada penderita.

Sebagian kasus kardiomiopati merupakan penyakit turunan dan banyak ditemui pada anak kecil serta orang yang berusia muda. Tidak adanya gejala berat yang dialami penderita membuatnya masih bisa tetap menjalani aktivitas secara normal. Namun, hal inilah yang sering menipu banyak orang, sehingga mereka tidak sadar bahwa jantung melemah dari waktu ke waktu.

Pada tahap awal, jantung lemah bisa jadi tidak memiliki gejala apapun. Namun, begitu kondisinya memburuk, maka beragam kondisi bisa timbul. Maka dari itu, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri jantung lemah yang tidak banyak diketahui berikut ini :

*) Napas pendek

Baik itu saat beraktivitas ataupun ketika beristirahat, penderita jantung lemah umumnya memiliki napas pendek. Selain itu, beberapa penderita bahwa sering mendapati dirinya mengalami sesak napas, terutama jika menjalani aktivitas yang terlalu berat. Kondisi ini disebabkan oleh lemahnya kontraksi jantung yang membuat darah kurang terpompa dengan baik sehingga akhirnya banyak darah yang menyesaki paru-paru.

*) Jantung berdebar

Jika jantung sering berdebar tanpa penyebab yang pasti (aritmia) atau detak jantung terlalu cepat (palpitasi), maka ini bisa jadi tanda bahwa Anda mengidap jantung lemah. Hal ini terjadi karena jantung sedang berupaya untuk menutupu kelemahannya dengan cara mempercepat kinerjanya dalam menyalurkan darah ke seluruh tubuh.

*) Sering batuk

Batuk yang berkepanjangan atau sering kambuh juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri jantung lemah. Penyebab dari batuk yang tidak kunjung sembuh adalah adanya timbunan cairan di paru-paru yang bisa berupa campuran antara darah serta dahak. Maka dari itu, penderita sakit jantung sering mengalami batuk darah.

*) Mudah lelah, berkeringat, dan pingsan

Gejala ini memang bukan hanya disebabkan oleh jantung lemah, karena banyak kondisi lain yang juga bisa menyebabkannya. Ketika jantung gagal berkontraksi sebagaimana mestinya, maka oksigen yang dibawa oleh darah tidak akan menyebar dengan baik ke seluruh jaringan dan organ tubuh. Hal ini menyebabkan fungsi organ dan jaringan tubuh menurun sehingga membuat seseorang mudah lelah. Maka dari itu, tidak heran jika penderita jantung lemah juga mudah berkeringat dan pingsan.

*) Sering sakit kepala

Kurangnya asupan oksigen ke otak juga dapat membuat kepala terasa pusing. Sementara itu, tidak terkendalinya jumlah zat tertentu, seperti sodium dalam darah dapat menyebabkan kurang fokus. Maka tak heran jika beberapa orang tidak sadar bahwa dairinya menderita jantung lemah.

Selain ciri-ciri yang telah disebutkan diatas, juga terdapat beberapa gejala jantung lemah yang tidak banyak diketahui lainnya, seperti kaki bengkak, perut besar, hati membesar, sianosis (kebiruan yang biasa terjadi pada bibir, telapak tangan, kuku, dan mulut), jari tabuh, urat di leher besar, nafsu makan berkurang, tekanan darah tinggi atau rendah, jantung berbunyi mendesir (murmur jantung), dan dada trasa sakit atau seperti tertindih sesuatu.

Jika Anda mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan diatas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab yang mendasarinya. Semakin cepat terdiagnosis, maka hasilnya akan semakin baik. Dan Anda juga bisa dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga :

Obat Lemah Jantung Anak

Obat Katup Jantung Bermasalah

Penyakit Kardiomiopati pada Anak