Hati-Hati ! Ibu Pekerja Rentan Terserang Penyakit Jantung,- Saat ini tidak sedikit ibu yang juga terjun ke dunia kerja. Namun, perlu diketahui, ternyata ibu bekerja rentan terserang penyakit kardiovaskuler, khususnya penyakit jantung. Penyakit kardiovaskuler menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan bagi perempuan di dunia. Menurut World Heart Federation, penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian 1 dari 3 perempuan di dunia. Setiap tahunnya sekitar 3,3 juta perempuan meninggal akibat penyakit kardiovaskuler.

Di Australia, menurut hasil laporan ‘Cardiovascular Risk and Diseases in Australia Women’, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan di benua tersebut. Angkanya mencapai lebih deri 31.000 kematian setiap tahunnya. Sebenarnya, risiko perempuan untuk terkena serangan jantung koroner lebih rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan karena perempuan memiliki hormon estrogen yang dapat melindungi dari penyakit jantung koroner dan stroke. Namun, semakin bertambah usia, maka jumlah hormon ini pun akna semakin berkurang, terutama ketika memasuki usia menopause.

Sayangnya, karena rendahnya risiko terkena penyakit jantung, perempuan cenderung mengabaikan kondisi kesehatannya. Terlebih lagi jika ia merupakan seorang ibu pekerja yang waktunya banyak digunakan untuk mengurus keluarga dan pekerjaannya.

Menurut beberapa penelitian yang diadakan mengenai perempuan dan penyakit jantung, risiko perempuan untuk terkena penyakit semakin meningkat. Seperti penelitian yang diadakan oleh Women’s Health Study yang hasilnya menyembutkan bahwa adanya hubungan antara perempuan yang bekerja di tempat dengan tingkat stres yang tinggi dengan risiko penyakit jantung.

Sementara menurut hasil penelitian dari Ohio State University, perempuan yang menjalani jam kerja lebih dari 40 jam seminggu memiliki risiko terkena penyakit jantung yang semakin tinggi. Risiko pun akan semakin meningkat pada perempuan yang harus menyeimbangkan peran-perannya, seperti sebagai ibu, istri, dan perempuan pekerja.

Pada perempuan, serangan jantung sering kali memiliki gejala-gejala yang umum dan sulit untuk diketahui. Gejalanya bisa seperti sedang mengalami masuk angin, terkena maag, kondisi tubuh terasa cepat lelah, atau gejala umum lainnya yang tidak khas. Untuk mengetahui secara pasti, maka sebaiknya periksakan kondisi jantung Anda setiap satu tahun sekali, terutama jika sudah memiliki faktor risiko.

Secara umum, risiko penyakit jantung yang terutama adalah merokok, kolesterol tinggi, hipertensi, kencing manis, riwayat keluarga, dan menopause. Untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung, terdapat beberapa saran yang bisa dilakukan oleh para ibu pekerja.

  1. Membina hubungan baik dengan anggota keluarga dan lingkungan di tempat kerja. Kondisi yang baik akan membantu mengurangi stress ibu pekerja.
  2. Memiliki me time atau waktu untuk diri sendiri. Ibu tetap harus memiliki waktu untuk diri sendiri melakukan relaksasi atau hobi.
  3. Menerapkan manajemen waktu yang baik. Perempuan sebagai sosok yang multitasking harus mengatur waktunya dengan baik dan disiplin dalam menjalankannya.
  4. Menjalani gaya hidup sehat, teramsuk menghindari rokok baik secara aktif ataupun pasif, hidup aktif dengan berolahraga selama 30 menit selama 5 kali dalam seminggu, pola makan dengan gizi seimbang, mengelola stres, dan memeriksa kesehatan secara rutin.

 

Baca juga :

Patah Hati Bisa Memicu Serangan Jantung
Memahami Kanker Jantung, Kasus Langka Tapi Mematikan
Penyakit Jantung Rentan Dialami Wanita Penderita Migrain