Kunyit yang merupakan salah satu jenis rempah yang biasa digunakna untuk melengkapi sebuah masakan memang sudah lama dikenal dan digunakan sebagai pengobatan tradisional. Ada banyak manfaat untuk kesehatan yang bisa diambil dari kunyit ini.

Kemampuan kunyit sebagai obat dudak di kenal dalam budaya timur sejak lama. Kunyit digunakan dalam makanann India dan pengobatan Cina untuk mengurangi infeksi. Namun, bukan hanya itu saja. Ternyata kunyit ini juga memiliki khasiat yang baik untuk pasien jantung. Sebuah riset terbaru di Thailand menunjukkan bahwa ekstrak dari bumbu kunyit yang dikenal sebagai antioksidan dan antiinflamasi dapat membantu mencegah serangan jantung pada mereka yang telah menjalani operasi bypass.

Selama operasi bypass, otot jantung dapat rusak akibat kurangnya pasokan aliran darah sehingga meningkatkan risiko pasien mendapat serangan jantung. Namun, temuan baru yang dipublikasikan dalam American Journal of Cardiology mengindikasikan bahwa kurkumin (pigmen kuning pada kunyit) dapat meringankan riisko tersebut ketika ditambahkan ke terapi pengobatan tradisional.

Khasiat Rempah Kunyit untuk Mencegah Penyakit Jantung

Pemimpin studi dari Chiang Mai University, Wanwarang Wongcharoen, menyebutkan bahwa temuan yang dilakukannya masih dalam skala kecildan harus dikonfirmasi dalam studi yang lebih besar.

Seperti yang telah diketahui, ekstrak kunyit telah lama digunakan dalam pengobatan China dan tradisional India. Penelitian menunjukkan peradangan meaminkan peran penting dalam pengembangan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung. Dankurkumin dapat menghambat proses peradangan tersebut.

Dalam kajiannya, peneliti mempelajari 121 pasien yang tidak dalam kondisi darurat pasca menjalani operasi bypass di rumah sakit antara tahun 2009 dna 2011. Setengah dari pasien di beri satu kapsul kurkumin sebanyak 4 kali sehari. Mereka mengonsumsi kapsul yang diperkaya dengan kurkumin 3 hari sebelum operasi dan berlanjut selama 5 hari setelah operasi. Setengah lainnya mengonsumsi jumlah yang sama dalam bentuk kapsul plasebo.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan, setelah operasi bypass, sebanyak 13% peserta yang tadi mengonsumsikurkumin mengalami serangan jantung. Sedangkan peserta yang mengonsumsi plasebo, sebanyak 30% mendaatkanserangan jantung.

Sebelum peserta menjalani operasi jantung. Wongcharoen dan rekan juga menemukan bahwa peserta yang mendapatkna kurkumin memiliki risiko terkena serangan jantung 65% lebih rendah. Wongcharoen berpendapat bahwa antioksidan dan antiperadangan yang terkandung di dalam kurkumin mungkin telah membantu menghambat kerusakan jantung pada pasien.

Baca Juga : Dampak Negatif Lemak Jenuh pada Kesehatan Jantung

“Kurkumin sudah lama dipercaya memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan dan mengurangi toksisitas oksigen atau kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas di sejumlah penelitian,” sambung Jawahar Mehta, seorang ahli jantung dari University of Arkansas for Medical Sciences di Little Rock, yang tidak terlibat pada studi ini.

“Tapi itu tidak berarti bahwa kunyit bisa menjadi pengganti pengobatan,” tambahnya.

Mehta menuturkan bahwa beberapa jenis obat-obatan seperti aspirin, statin, dan beta blockers telah terbukti dapat membantu pasien jantung dan bahkan para peserta yang terlibat dalam penelitian ini juga telah menggunakannya.

Mendapatkan kurkumin dengan jumlah yang pas seperti misalnya dalam masakan mungkin cukup berguna. Namun, Mehta tidak menyarankan Anda untuk pergi ke toko makanan kesehatan dan mulai mengambil 4 gram kurkumin sehari, seperti yang dilakukan dalam penelitian tersebut.