Konsumsi Makanan Manis Berlebih Picu Penyakit Jantung,- Makanan atau minuman manis memang sangat enak dan menggugah selera. Dengan rasanya yang nikmat, maka tak heran jika makanan atau minuman manis ini banyak disukai. Namun, Anda perlu waspada, karena mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Ternyata mengonsumsi segala sesuatu yang manis tidak hanya dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas saja. Lebih jauh, peneliti menyebutkan bahwa segala makanan dan minuman manis juga bersoda bisa meningkatkan risiko penyakit jantung lebih besar ke tubuh.

Studi yang dimuat dalam jurnal JAMA Internal Medicine menyebutkan bahwa mengonsumsi gula lebih dari seperlima kalori harian mereka meningkatkan risiko dua kali lebih besar untuk mengidap penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan sehat dengan muatan gula hanya 10% gula.

Studi ini terfokus pada gula yang ditambahkan ke dalam makanan dan bukan kandungan gula alami, seperti pada buah-buahan dan sayuran.

Selain itu, para ahli di Universitas Surrey di Inggris menyebutkan bahwa kadar lemak dalam tubuh secara signifikan mengalami peningkatan karena konsumsi makanan dan minuman manis. Berbahayanya lagi, lemak ini bisa menggumpal di area organ dalam tubuh paling penting, yaitu jantung dan menghambat kinerjanya.

menurut studi yang dipublikasikan di Journal Clinical Science menyebutkan jika kadar lemak yang berasal dari makanan dan minuman manis juga bisa mengganggu kesehatan fungsi hati. Gangguan inilah yang nantinya dapat meningkatkan risiko berabgai penyakit berbahaya dan mematikan atau kardiovaskular. Mengonsumsi makanan yang mengandung gula bisa mendongkrak level lemak yang ada didalam darah dan hati.

Penelitian yang dilakukan pada dua kelompok responden menemukan jika responden yang diberi asupan makanan mengandung gula tinggi selama 12 pekan lebih berisiko menderita seranagn stroke, tekanan darah tinggi dan jantung. Di sisi lain, responden yang diberi asupan rendah gula dikatakan lebih sehat dan memiliki risiko stroke ataupun jantung yang lebih rendah pula.

“Hasil temuan kami merupakan bukti bahwa konsumsi gula tinggi bisa mengancam metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko jantung,” ungkap Bruce Griffin seorang profesor di Universitas Surrey, Inggris.

Soda, minuman energi dan minuman manis lainnya merupakan sumber-sumber gula terbesar. Dalam 1 kaleng soda terkandung sekitar 7% gula dari keseluruhan 2.000 kalori. Menambah konsumsi gula berarti menambah kalori ekstrak yang berkontribusi untuk membuat tubuh menjadi gemuk. Sebaiknya gula diganti dengan bahan makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah dan sayur.

 

Artikel terkait :

Konsimsi Pisang Bantu Cegah Serangan Jantung
Obat Katup Jantung Bermasalah
Obat Penyakit Jantung Rematik
Obat Gejala Penyakit Jantung Koroner