Mengetahui Faktor Penyebab Penyakit Jantung Bengkak,- Jantung bengkak merupakan istilah awam yang mungkin sering digunakan oleh dokter dalam menjelaskan diagnosis kepada pasien agar mudah diterima. Sekilas mungkin banyak yang belum mengetahui banyak tentang jantung bengkak dan apa yang menyebabkan jantung bengkak. Untuk mengetahui informasi lengkapnya, simak uraian berikut !

Mengetahui Jantung Bengkak dan Penyebabnya

Dalam istilah medis, jantung bengkak disebut dengan Kardiomegali (Cardiomegaly), yaitu pembengkakan jantung sehingga ukurannya membesar melebihi jantung normal. Kondisi ini biasanya diketahui ketika seseorang menjalani pemeriksaan rongsen dada.

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan jantung mengalami pembengkakan. Pada umumnya, jantung bengkak disebabkan oleh minumnya asupan darah dan oksigen yang menuju jantung. Kurangnya kedua hal tersebut bisa mengakibatkan jantung mengalami kerusakan dan tidak bisa berfungsi secara maksimal.

Selain itu, tekanan darah tinggi dan melemahnya otot jantung secara signifikan juga dapat berpotensi dalam pembengkakan jantung. Faktor lain yang berpotensi dapat memicu jantung bengkak yaitu gaya hidup tidak sehat dan malas berolahraga.

Berikut ini beberapa faktor penyebab penyakit jantung bengkak yang lebih lengkap, diantaranya :

*) Penyakit otot jantung (kardiomiopati)

Ketika penebalan dan kekakuan otot jantung berkembang, maka jantung akan membengkak dalam usahanya memompa lebih banyak darah ke tubuh.

*) Penyakit katup jantung

Empat katup dalam jantung menjaga darah mengalir ke arah yang benar. Jika katup rusak oleh kondisi seperti demam rematik, kelainan jantung, infeksi (endokarditis infeksius), gangguan jaringan ikat, obat-obatan tertentu atau perawatan radiasi untuk kanker, maka bisa menyebabkan jantung membesar.

*) Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi membuat jantung memompa lebih keras untuk memenuhi aliran darah ke seluruh tubuh. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama, maka jantung akan memperbesar diri dengan penebalan otot jantung. Hipertensi dapat menyebabkan ventrikel kiri membesar, menyebabkan otot jantung akhirnya melemah. Tekanan darah tinggi juga dapat memperbesar ruanga tas jantugn (atrium).

*) Hipertensi pulmonal

Hipertensi pulmonal yaitu tekanan darah tinggi pada arteri yang menghubungkan jantung dan paru-paru. Suatu ketika jantung harus memompa lebih keras untuk memindahkan darah antara paru-paru dan jantung. Akibatnya, jantung sebelah kanan bisa membesar.

*) Gangguan tiroid

Masalah pada tiroid baik itu tiroid kurang aktif (hipotiroidisme) ataupun kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat menimbulkan masalah pada jantung, termasuk pembengkakan jantung.

*) Kurang darah merah (anemia)

Anmeia merupaka suatu kondisi dimana tidak ada sel-sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen yang cukup dan memadai untuk jaringan. Anemia kronis yang tidak diobati dapat menyebabkan denyut jantung yang cepat atau tidak teratur. Hal ini terjadi karena jantung harus memompa lebih banyak darah untuk menebus kekurangan oksigen dalam darah.

*) Amiloidosis

Penyakit langka yang dapat mempengaruhi jantung, merupakan suatu kondisi dimana protein abnormal beredar dalam darah dan dapat disimpan dalam jantung, mengganggu fungsi jantung dan menyebabkan menjadi besar.

 

Artikel terkait :

Gejala Pembengkakan Jantung
Obat Pembengkakan Jantung Anak
Cara Mengobati Jantung Bengkak