Mengetahui Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung,- Penyakit jantung merupakan penyakit yang cukup banyak ditakuti. Serangan jantung dan gagal jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang sering mengintai. Meskipun keduanya menyerang organ tubuh yang sama, namun ternyata keduanya berbeda. Simak penjelasannya dibawah ini !!

Pengertian

Profesor kardiologi, Dr Sundeep Mishra menyebutkan, bahwa serangan jantuang atau disebut juga infark miokard terjadi ketika suplai darah ke otot jantung tersumbat, sehingga membuatnya kekurangan oksigen dan menyebabkan otot mati. Sedangkan gagal jantung merupakan kondisi yang melemahkan dan mengancam jiwa, dimana jantung gagal untuk memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh secara efisien., sehingga membuat organ ‘kelaparan’ oksigen dan nutrisi lainnya.

Perbedaan persentasi

Serangan jantung merpakan kondisi yang mendadak dan terjadi ketika salah satu pembuluh darah jantung tersumbat dan memerlukan perawatan medis darurat. Sedangkan gagal jantung merupakan penyakit kronis atau progresif, di mana otot jantung yang bertanggung jawab untuk memompa melemah atau kaku seiring waktu.

Penyebab

Gagal jantung disebabkan oleh rangsangan elektrik dalam jantung yang membuat detaknya tidak beraturan. Namun, dalam beberapa kasus, gagal jantung juga biasanya dialami oleh penderita penyakit jantung.

Sedangkan serangan jantung bisa disebabkan oleh obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, stres, peradangan pada arteri, penggumpalan pembuluh darah, dan penyakit jantung.

Gejala

Ahli kardiologi senior, Dr. Santosh Kumar Dora menyebutkan terdapat beberapa gejala yang umum terjadi pada serangan jantung. Gejala ini meliputi rasa tertekan yang kuat pada area dada, nyeri di dada, rasa berat atau sesak atau terbakar. Salah satu gejala yang banyak tidak disadari sama sekali adalah nyeri di tangan, leher, rahang, punggung, atau perut. Gejala lainnya adalah berkeringan dan kepala berputar. Selain itu, ada juga kemungkinan merasa seperti ingin pingsan, sesak napas, mual atau muntah ketika terjadis erangan jantung.

Sedangkan tanda dan gejala pada gagal jantung tumbuh dalam beberapa waktu. Beberapa gejala umum yang dapat terjadi, yaitu paru-paru sesak, penumpukan air yang muncul dalam bentuk bengkak di kaki, mata kaki atau perut, penambahan berat badan tanpa sebab, meningkatnya intensitas buang air di malam hari, sesak napas, kehilangan nafsu makan, menurunnya kemampuan berolahraga, kelelahan berlebih, batuk berdahak berwarna merah muda dan berbusa.

Pertolongan pertama

Hanya ada beberapa menit dan kesempatan kecil untuk menyelamatkan seseorang yang mengalami gagal jantung. Melalui CPR dan bantuan ahli medis, orang awam hampir sulit untuk menyelamatkan nyawa pasien gagal jantung.

Kemudian seseorang yang terkena serangan jantung perlu mendapat udara yang mudah dihirup. Jadi, lemaskan pakaian penderita yang ketat, biarkan penderita tenang, beri pertolongan pertama berupa napas buatan jika perlu, dan segera meminta bantuan ahli medis.

Pengobatan

Ahli kardiologi intervensi senior, Dr. Tilak Suvarna menjelaskan, kerusakan pada jantung yang disebabkan oleh serangan jantung bisa diperbaiki dengan menghilangkan sumbatan di pembuluh darah melalui pengobatan atau operasi. Sedangkan gagal jantung tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Modifikasi gaya hidup, pengobatan gagal jantung atau beberapa kasus pilihan operasi hanya membantu dalam mengatasi gejalanya saja dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

 

Baca juga :

Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung
Penyakit Gagal Jantung pada Anak
Pengobatan Penyakit Jantung Ibu Hamil
Pengobatan Penyakit Jantung Anak