Perbedaan Gejala Serangan Jantung pada Pria dan Wanita,- Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang penting. Jika jantung mengalami masalah, maka hal ini bisa saja berpengaruh pada bagian tubuh lainnya. Bahkan, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia.

Penyakit jantung bisa dialami oleh siapapun, baik pria ataupun wanita. Apalagi jika tidak menjalankan pola hidup sehat. Maka risiko serangan jantung akan lebih mudah timbul.

Serangan jantung biasanya terjadi akibat kebiasaan merokok dan jarang menjaga pola makan dengan baik. Bahkan, diusia muda muda pun rentan mengidap penyakit tersebut.

Menghindari penyebab dan mengetahui gejala serangan jantung merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung. Namun, ada beberapa penyakit yang memang tidak disertai dengan gejala yang khas. Sehingga akan lebih sulit untuk dideteksi.

Walaupun timbul gejala, terkadang berbeda pada penderita yang satu dengan yang lainnya. Sama halnya dengan gejala serangan jantung yang memiliki perbedaan gejala antara pria dan wanita. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui perbedaan gejala serangan jantung pada pria dan wanita. Pasalnya sebagian besar dari kita sering kali menyalahartikan gejala serangan jantung yang dikira sebagai gejala penyakit lain.

Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dan mengumpulkan data mengenai bagaimana pria dan wanita menggambarkan gejala serangan jantung. Karena ada perbedaan hormona, sehingga ada perbedaan yang dialami seseorang.

Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan gejala serangan jantung yang dialami oleh pria dan wanita.

Penderita serangan jantung biasanya akan merasa kenyang meskipun tidak makan apapun. Selain itu, penderita serangan jantung juga biasanya merasakan nyeri ditengah bagian dada, ditambah dengan pusing, nyeri di leher, nyeri pada kedua lengan, nyeri di rahang dan bahu, pucat, mual, menggigil, berkeringat, kulit dingin, pingsan, dan lainnya.

Khusus pada wanita, biasnaya serangan jantung menimbulkan gejala berupa sakit di bagian tenggorokan, sensasi menekan di area dada, muntah, nyeri di daerah punggung tegah dan atas, palpitasi, dan batuk. Sedangkan pada pria akan merasakan tidak nyaman di sisi kanan dada, gangguan pencernaan, dan sesak napas.

Adapun gejala spesifik jenis kelamin dibedakan dari bagian atas saluran pernapasan. Jika sudah mengalami hal tersebut, maka sebaiknya segera cari pertolongan medis di klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, perlu diketahui, wanita dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko terkena serangan jantung lebih besar daripada pria. Pada wanita yang berusia 50 tahun ke atas, hipertensi cenderung disebabkan oleh depresi. Sedangkan pada wanita muda, penyebab serangan jantung adalah diabetes. Wanita pengidap diabetes berisiko terkena serangan jantung 4 sampai 5 lebih lebih besar dibandingkan dengan pria.

Semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung
Patah Hati Bisa Memicu Serangan Jantung
Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung