Gorengan merupakan salah satu makanan yangbanyak di gemari oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Tidak mudah untuk mendapatkan gorengan, karena banyak di jual di berbagai tempat. Meskipun memiliki rasa yang gurih, gorengan mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk keseahatan, salah satunya untuk jantung.

Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 1,5 juta orang per tahun meninggal akibat penyakit jantung dan penyemputan pembuluh darah dan salah satunya di picu oleh asupan lemak jenuh dari kebiasaan mengonsumsi gorengan. Kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi dalam minyak yang digunakan untukmenggoreng dapat menyebabkan terbentuknya kolesterol di dalam tubuh. Semakin tinggi kadar kolesterol di dalam tubuh, maka semakin tinggi pula risiko timbulnya penyakit berbahaya.

Solusi untuk Menekan Bahaya Gorengan pada Jantung

Untuk mengatasi dan menekan bahaya gorengan terhadap jantung, Anda bisa mengganti kebiasaan menggoreng makanan Anda dengan proses yang lebih sehat, seperti menumis, memanggang, atau pan-frying. Selain itu, gunakan juga minyak dengan kandungan lemak jenuh yang rendah, seperti minyak kanola.

Minyak tersebu dibuat dari olahan biji bunga kanola. Komposisi lemaknya mirip denganminyak jagung atau minyak biji bunga matahari. Jenis ini mengandung lemak jenuh sekitar 7% komposisinya.

Baiknya lagi, minyak kanola mengandung 93% minyak tak jenuh yang sangat baik untuk kesehatan. Tidak hanya itu, Anda jugabisa merasakan manfaat omega 3 jika menggunakan minyak ini.

Mulai dari sekarang, mari kita jaga kesehatan jantung dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan melakukan gaya hidup yang sehat pula. Dengan begitu, tidka hanya kesehatan jantung yang terjaga, tapi juga kesehatan secara menyeluruh.