Serangan jantung bisa menyerang kapanpun dan dimanapun tanpa mengenal jenis kelamin dan usia. Bahkan, risiko serangan jantung bisa meningkat hingga 50 kali lipat ketika berolahraga. Tentu Anda masih ingat dengan kejadian yang menimpa beberapa pemain sepakbola yang meninggal di lapangan pertandingan.

tanda-tanda-serangan-jantung-saat-olahraga

Ketika berolahraga, kerja jantung mengalami peningkatan, sehingga risiko serangan jantung akan meningkat. Risiko ini memang tidak terlalu besar, terutama pada orang yang memang terbiasa berolahraga. Namun, pada orang yang tidak biasa berolahraga risikonya meningkat hingga 50 kali lipat. Maka dari itu, jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat, maka serangan jantung bisa berakibat fatal.

Sebenarnya Anda bisa menyelamatkan diri jika mengenali tanda-tanda serangan jantung saat olahraga di menit-menit pertama. Dan berikut ini tanda dan gejala awal serangan jantung ketika berolahraga :

Keringat Dingin

Berkeringat merupakan hal yang wajar ketika berolahraga. Namun, Anda patut waspada jika mengalami keringat dingin. Ini bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak normal sedang terjadi pada jantung Anda.

Rasa Tidak Nyaman Di Dada

Tidak hanya rasa nyeri, perasaan berat, nyeri atau perasaan tidak nyaman di dada juga bisa menjadi indikasi adanya gangguan atau serangan jantung ketika berolahraga. Anda jangan penah menyepelekan tanda awal jantung di detik pertama Anda merasakannya.

Ritme Jantung yang Tidak Normal

Jika Anda tiba-tiba merasakan jantung berdegup kencang, dada terpukul-pukul, atau irama jantung tidak beraturan, maka segera hentikan aktivitas Anda saat itu juga. Segealah beristirahat dan cari bantuan medis untuk memastikan kondisi jantung Anda.

Sesak Napas

Jika sesak napas terjadi ketika melakukan olahraga yang biasa dilakukan, maka sebaiknya waspada dan hentikan segala aktivitas. Sesak napas bisa menjadi pertanda adanya gangguan jantung ataupun paru-paru.

Periode emas untuk mengelamatkan jantung sangat singkat. Penyelamatan jantung secara medis idealnya harus dilakukan dalam kurun waktu 30-60 menit setelah serangan terjadi. Semakin lama Anda menyadari serangan jantung, maka akan semakin kecil pula peluang Anda untuk menyelamatkan ‘pompa kehidupan’ Anda.

Baca Juga : Makanan Lezat untuk Sehatkan Jantung