obatjantungbocoranak.com,- Anda mungkin pernah mendengar istilah sauna. Dilansir dari Wikipedia, sauna adalah suatu ruangan kecil yang dirancang agar dapat menikmati aktivitas mandi uap, atau pemanasan tubuh, baik secara basah ataupun kering.

Sejak dulu, sauna telah digunakan sebagai metode relaksasi. Udara panas membuat laju jantung meningkat dan pembuluh darah melebar, meningkatkan aliran darah ke kulit. Sauna juga membantu melancarkan sirkulasi.

Namun, disamping itu, sauna juga dimanfaatkan sebagai terapi efektif untuk pasien yang mengidap penyakit jantung. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh seorang ahli jantung integratif dari Detroit, Amerika Serikat, Joel Khan, MD.

Joel tengah mempelajari salah satu terapi penyakit jantung dari rekan-rekannya yang berada di Jepang. Di sana, terapi sauna yang disebut Waon berperan kuat bagi penderita penyakit jantung. Bahkan, data menunjukkan, sauna bisa menjadi salah satu kebiasaan sehat untuk mencegah dan mengatasi penyakit jantung.

Terapi Waon dilakukan dengan cara pasien penyakit jantung duduk di sauna infra merah pada suhu 60 derajat celcius selama 15 menit. Kemudian beristirahatn di luar sauna selama 30 menit dengan tubuh terbungkus handuk. Menurut penelitian, terapi sauna yang memberikan kehangatan ini bisa meningkatkan kesehatan arteri.

Terapi Waon memiliki kemungkinan menyelematkan nyawa pasien. Dalam sebuah studi provokatif yang diikuti pasien dengan masalah jantung buruk, membandingkan antara pasien yang diobati dengan terapi Waon setidaknya 2 kali seminggu dengan pasien serupa yang tidak mendapatkan terapi.

Hasil yang ditemukan setelah lebih dari 5 tahun melakukan pengamatan terhadap kedua kelompok pasien tersebut adalah pasien yang kembali berobat ke rumah sakit dan kematian berjumlah setengahnya. Hal ini terjadi pada pasien yang melakukan terapi Waon dibandingkan dengan pasien yang tidak melakukan terapi.

Dalam penelitian terbaru, terapi sauna dapat meningkatkan kapasitas gerak badan, kualitas hidup, dan mental pada pasien dengan gagal jantung kronis. Walaupun data yang dipelajari sebagian besar didapatkan dari sauna yang berasal dari Jepang, namun sebuah laporan terkait efek dari frekuensi dan durasi  mengunjungi sauna diterbitkan pada tahun 2016 di Finlandia.

Frekuensi tertinggi dan durasi penggunaan sauna dapat mengurangi risiko kematian jantung dan seluruh penyebab penyakit jantung lebih dari 50%. Peningkatan jumlah spa dan pijat yang menggabungkan sauna inframerah membuat semakin banyak pasien yang mengidap penyakit jantung dapat menikmati pelayanan tersebut.