Waspada! Penebalan Otot Jantung Sebabkan Kematian Mendadak,- Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, karena termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Salah satu jenis penyakit jantung patut diketahui dan diwaspadai yaitu penebalan otot jantung. Pasalnya, penyakit yang disebabkan oleh faktor genetik ini bisa menyebabkan kematian mendadak.

Dalam kondisi ini, otot jantung menebal sehingga memerlukan aliran darah lebih banyak dari biasanya. Otot jantung yang menebal memerlukan lebih banyak aliran darah sehingga menimbulkan ketidakseimbangan. Permintaan otot tidak sama dengan jumlah darah yang bisa disuplai sehingga otot tidak bisa bakerja dengan maksimal. Akibatnya, terjadilah serangan jantung yang diikuti dengan kematian sel.

Biasanya penyakit ini menyerang para atlet. Hal ini disebabkan karena atlet melakukan kegiatan fisik yang jauh lebih besar dibandingkan dengan orang lain pada umumnya. Ketika mereka melakukan aktifitas diatas rata-rata, maka akan terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand aliran darah di jantung. (Selisih) supply dan demand itulah yang menyebabkan kematian mendadak.

Penyakit ini tidak akan kambuh jika penderita tidak beraktifitas terlalu berat. Penyakti ini juga tidak memiliki gejala fisik. Sehingga sangat disarankan untuk mealkukan skrining untuk deteksi dini.

Baca juga : Solusi Pengobatan Penebalan Otot Jantung

Skrining pertama adalah mengetahui riwayat penyakit dalam satu keluarga. Selanjutnya jika diketahui pernah mengidap penebalan otot jantung, maka pasien akan menjalani tes EKG dan Cardiac MRI. Kedua tes ini untuk mengetahui bagaimana kondisi jantung, dan memperkirakan risiko kematian mendadak.

Setelah itu, pasien akan menjalani monitoring irama jantung. Irama yang tidak teratur menandakan kerja jantung yang kurang maksimal. Pasien juga akan menjalani tes olahraga untuk melihat tekanan darahnya.

Pada orang dengan otot jantung tidak menebal, olahraga menyebabkan tekanan darahnya naik perlahan. Namun, sebaliknya pada orang denagn penebalan otot, tekanan darahnya cepat sekali naik kemudian langsung turun. Tekanan darah yang berfluktuasi tajam ini berbahaya bagi kesehatan jantung.